Belum lama ini pada Selasa (19/4/2022) Manager Safety Riding AHM, Johanes Lucky memberikan 6 tips berkendara di bulan Ramadhan agar tetap aman yaman berkendara walaupun saat berpuasa.
Pertama, sebelum berkendara anda harus mempersiapkan perjalanan anda. Sebaiknya dilakukan sejak sahur. Makan makanan yang bernutris tinggi dan jangan lupa banyak minum air mineral agar terhindar dari dehidrasi saat berkendara dibawah terik matahari.
Apa saja yang perlu disiapkan ?. Anda tentunya harus mempersiapkan perlengkapan berkendara seperti helm, jaket dan sarung tangan serta surat-surat berkendara. Masker dan handsanitizer juga jangan dilupakan, protokol kesehatan saat ini tetap menjadi prioritas dan jangan sampai Anda lengah.
Kedua, pilihan rute perjalanan. Sebelum Anda bergerak, sebaiknya Anda memulai dengan “Mengintip” jalur pilihan perjalanan yang menurut Anda nyaman dan tenang saat dilalui. Sudah banyak Aplikasi penunjuk jalan yang bisa Anda gunakan, gunakan pilhan “Rute Alternatif” untuk mendapatkan referensi pilihan rute perjalanan Anda.
Jika Anda merasa bahwa kurang nyaman melihat Peta sambil berkendara, disarankan untuk mengaktifkan mode suara saja, dimana modea suara bisa menjadi petunjuk jalan Anda. Catatan untuk Anda, jika Anda ingin melakukan pengecekan rute lebih mendalam, kami sarankan berhenti sejenak dilokasi yang telah memenuhi standar keamanan.
Ketiga, istirahat yang cukup. Waktu tidur dibulan Ramadhan seringkali mengalami penurunan, apalagi untuk Anda yang ingin maksimal dalam beribadah. Hal ini berpotensi Anda mengalami Micro Sleep atau terlelap sejenak tanpa disadari. Oleh karena sangat disarankan jika Anda mulai merasa mengantuk sempatkan istirahat minimal 10 menit.
Keempat, berpikir positif. Sudah menjadi hal yang lumrah, bahwa berbuka bersama keluarga adalah momen yang paling cari dan ditunggu, Anda akan berusaha agar tertinggal. Tahukah Anda yang berfikiran sama dengan Anda juga banyak? Hal inilah yang akhirnya kemacetan lalu lintas sangat besar kemungkinannya terjadi di jam pulang kantor. Dalam kondisi seperti ini, emosi sangat mudah terpancing. Oleh karena itu sangat penting untuk selalu berfikir positif terhadap pengendara lainnya.
Kelima, memperhatikan prediksi biaya. Saat Anda berkendara, perhatikan detik-detik saat berbuka puasa. Antisipasi kemungkinan pengendara lain berbelok mendadak untuk berbuka atau tiba-tiba berubah arah ke sis tepi jalan untuk berbuka puasa.
Keenam, kuasai teknik berkendara dengan tepat. Hal ini wajib dipenuhi tidak hanya saat berkendara di bulan puasa, melainkan setiap saat berkendara. Anda wajib memahami teknik berkendara sesuai dengan jenis motor dan bagaimana kondisi jalan yang dilalui, maka pengalaman berkendara lebih menyenangkan, aman dab nyaman, tidak hanya bermanfaat untuk Anda tapi juga pengguna jalan lainnya. Dan tentunya mematuhi rambu-rambu lalu lintas adalah bagian yang paling penting.



